HeadlineNews

Fanbul Prabowo Ajak Pemuda Konsisten pada Tujuan dan Adaptif Mengembangkan Gagasan

SULSEL.PUSARAN.ONLINE – Pemuda perlu berani mengubah cara mencapai tujuan ketika menghadapi kegagalan. Konsistensi tidak berarti mempertahankan bentuk awal sebuah gagasan, melainkan menjaga tujuan sambil menyesuaikan pelaksanaannya dengan kondisi yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikan CEO infipop, Fanbul Prabowo, saat berbagi pengalaman dalam kegiatan Wirasena Youth Camp 2026 di Gedung Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin (26/10).

Dalam kegiatan bertajuk “Belajar dari Praktisi Muda” tersebut, Fanbul menjelaskan bahwa sebuah inisiatif tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ketika pelaksanaannya menemui hambatan, penggagas perlu mengevaluasi langkah yang telah dilakukan dan menentukan apakah gagasan tersebut perlu diperbaiki, dikembangkan dengan pendekatan baru, atau dihentikan.

Menurutnya, hal terpenting adalah tetap berpegang pada tujuan yang ingin dicapai. Bentuk dan cara pelaksanaannya dapat berubah mengikuti pengalaman, kebutuhan, serta perkembangan kondisi di lapangan.

“Jadi, konsistenlah terhadap tujuannya. Bentuknya akan mungkin berubah secara dinamis, tergantung apa yang teman-teman hadapi dan bagaimana teman-teman bertumbuh,” ujar Fanbul.

Ia juga menjelaskan bahwa peran seorang penggagas dapat berubah seiring berkembangnya inisiatif. Pada tahap awal, penggagas biasanya terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Namun, ketika gerakan atau organisasi semakin besar, perannya perlu berkembang untuk menjaga arah, menyampaikan visi, dan menginspirasi orang-orang yang terlibat.

Perubahan peran tersebut menuntut kemampuan membangun pemahaman bersama agar setiap anggota tim tetap bergerak menuju tujuan yang sama. Bagi Fanbul, mengelola orang menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan usaha maupun mengembangkan gerakan karena setiap orang memiliki pertimbangan, perasaan, dan situasi yang berbeda.

Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bagi peserta Wirasena Youth Camp 2026 untuk tidak berhenti ketika menghadapi hambatan. Gagasan perlu terus dievaluasi, sementara pendekatan pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Melalui pengalaman yang dibagikannya, Fanbul mendorong anak muda untuk berani mengembangkan inisiatif, belajar dari kegagalan, dan menjaga tujuan agar gagasan yang dibangun dapat terus bertumbuh.(***)

Related Posts

1 of 36